Upaya Preventif Kantor Urusan Agama (KUA) Dalam Mencegah Perceraian Masyarakat Waru Pamekasan
DOI:
https://doi.org/10.54150/thame.v1i2.73Keywords:
Preventive, Office of Religious Affairs, DivorceAbstract
Preventive efforts are efforts made by a person or agency in fixing existing problems through a prsikis approach. The purpose of this study was to describe the efforts of the Waru Pamekasan Religious Affairs Office before and during the divorce process to prevent divorce. The research was conducted qualitatively through a case study approach. Data collection techniques with interviews, documentation and observation. The validity of the data by triangulation techniques and sources.
The results showed: (1) The efforts of the Waru Pamekasan Religious Affairs Office before the divorce process took place, namely: first with premarital guidance to prevent problems in the household. Second, with guidance after the marriage contract by giving advice or spiritual showers about marriage. Third, with the guidance of the Sakinah family. (2) The efforts of the Waru Pamekasan Religious Affairs Office at the time of the divorce process are: first, to approach the husband and wife in a family manner. Second, give advice to prevent divorce. Third, providing guidance, both individually and in groups through conversations to reveal the problems faced.
References
Akyuni, Q. (2019). Konseling Keluarga Dalam Pendidikan Islam. Serambi Tarbawi: Jurnal Studi Pemikiran, Riset Dan Pengembangan Pendidikan Islam, 7(1), 77–90.
Atabik, A. (2013). Konseling Keluarga islami(solusi Problematika Kehidupan Berkeluarga). KONSELING RELIGI: Jurnal Bimbingan Konseling Islam, 4(1), 166–185.
Jazil, A. (2020). Eksistensi Bimbingan Perkawinan Pranikah Di Wilayah Kecamatan Ujung Tanah Kota Makassar. Al-Mizan, 16 (01). 1-26.
Karim, H. A. (2019). Manajemen Pengelolaan Bimbingan Pranikah Dalammewujudkan Keluarga Sakinah Mawaddah Wa Rahmah. Jurnal Bimbingan Penyuluhan Islam, 1(2), 321–336.
Konseling, J. B., & Nisa, A. (2018). Jurnal Edukasi Analisis Kenakalan Siswa Dan Implikasinya Terhadap Layanan Bimbingan Konseling. Jurnal Edukasi: Jurnal Bimbingan Konseling, 4(2), 102–123.
Mubasyaroh. (2016). Konseling Pra nikah dalam mewujudkan Keluarga Bahagia(studi Pendekatan humanistik Carl r. rogers). KONSELING RELIGI: Jurnal Bimbingan Konseling Islam, 7(2), 1–17.
Na’im, S. (2014). Upaya Penghulu Dalam Mengurangi Perceraian (Studi Kasus di KUA Kecamatan Parungpanjang Kabupaten Bogor) [Skripsi]. Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta.
Nurdin. (2019). Konsep Pembinaan Dan Pertahanan Keluarga Dalam Perspektif Islam. Psikoislamedia Jurnal Psikologi, 4(1), 1–11.
Oktarina, L. P., Wijaya, M., & Dermartoto, A. (2015). Pemaknaan Perkawinan: Studi Kasus Pada Perempuan lajang Yang BekerjaDi Kecamatan BulukertoKabupaten Wonogiri. Jurnal Analisa Sosiologi , 4(1), 75–90.
Pratama, R. (2016). Upaya Kantor Urusan Agama Dalam Meningkatkan Pemahaman Masyarakat Tentang Cerai Talak [Skripsi]. Sekolah Tinggi Agama Islam Curup.
Qomariah, D. N., Wahyui, E., Pangestu, L. F., Ridho, M. A., &Diman, R. W. (2021). Implementasi Program Bimbingan Perkawinan Di Kota Tasikmalaya. Jurnal Cendekiawan Ilmiah PLS, 06 (01), 1-10.
Sambas, K. (2019). Pola Bimbingan Bp4 (Badan Penasehatan, Pembinaan Dan Pelestarian Perkawinan) Dalam Mencegah Perceraian Di Kua Kecatamatan Medan Perjuangan [Skripsi]. Universitas Islam Negeri Sumatera Utara.
Santoso. (2016). Hakekat Perkawinan Menurut Undang-Undang Perkawinan, Hukum Islam Dan Hukum Adat. Yudisia, 7(2), 412–434.
Subagyo, I. (2013). Bimbingan Kelompok Dengan Teknik Outbound Untuk Meningkatkan Penyesuaian Diri Siswa. Jurnal Bimbingan Konseling, 111–114. http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/jubk
Suhayati, E., & Masitoh, S. (2021). Peran Bimbingan Pranikah dalam MembentukKeluarga Sakinah, Mawaddah Wa Rahmah(Studi di Kel. Pulosari, Kec. Pulosari, Kab. Pandeglang, Banten). Syakhsia: Jurnal Hukum Keluarga Islam, 22(2), 147–164. http://jurnal.uinbanten.ac.id/index.php/syakhsia
Surianti. (2019). Metode Preventif Kuratif Dalam Menangani Penyimpangan Seksual Remaja Perspektif Konseling Islam. Jurnal Mimbar, 01(01), 26-34.
Syafriani Manna, N., Doriza, S., & Oktaviani, M. (2021). Cerai Gugat: Telaah Penyebab Perceraian Pada Keluarga di Indonesia. Jurnal Al-Azhar Indonesia Seri Humaniora, 6(1). https://doi.org/10.36722/sh.v%vi%i.443
Ulfatmi. (2015). Bimbingan Konseling Pernikahan Keluarga Islami:Peluang Dakwah Kini dan Mendatang. Intizar, 21(2), 343–358.
Yurnalis. (2014). Sosialisasi Bimbingan Konseling Keluarga Dalam Aktivitas Pengajian Islam Di Desa Koto Tinggi Kecamatan Rambah Kabupaten Rokan Hulu. Menara Biru: Jurnal Kewirausahaan, 13(2), 274–289.
Zaini, A. (2015). MeMbentuk keluarga Sakinah Melalui biMbingan dan konSeling Pernikahan. KONSELING RELIGI: Jurnal Bimbingan Konseling Islam, 6(1), 89–106.
Zulkifli, S. (2019). Jurnal Hukum Kaidah Media Komunikasi Dan Informasi Hukum Dan Masyarakat Putusnya Perkawinan Akibat Suami Menikah Tanpa Izin Dari Istri Oleh. Jurnal Hukum Kaidah, 18(3), 14–26. https://kbbi.web.id/nikah
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2022 Moh. Hasan, Nur Imamah, Ach. Baidowi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.










